Mom, tahukah Anda bahwa terdapat banyak sekali aktivitas penyebab keguguran yang paling sering terjadi namun tak disadari para ibu-ibu? Yup, salah satunya yakni berolahraga terlalu berat.

Olahraga selama mengandung bayi memang baik dilakukan, bahkan menjadi kegiatan wajib demi menjaga kesehatan ibu dan janin. Akan tetapi, Mom juga harus memperhatikan kondisi tubuh sebelum melaksanakannya.

Keguguran adalah salah satu hal yang paling ditakuti saat hamil. Terlebih bagi Anda yang baru pertama kali menjalani masa-masa hamil.

Keguguran sering dialami ketika kandungan memasuki usia antara minggu ke-4 hingga minggu ke-12 atau yang biasa dikenal dengan trimester pertama. Kondisi ini mengakibatkan kehamilan terhenti dan janin keluar sebelum mencapai umur 20 minggu.

Sebenarnya, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab keguguran kandungan. Seperti kondisi janin, riwayat kesehatan, dan gaya hidup yang dijalani.

Untuk dapat mengurangi risiko terjadinya keguguran, sebaiknya Mom tidak melakukan aktivitas penyebab keguguran kandungan seperti berikut.

11 Aktivitas penyebab keguguran yang paling sering terjadi

Berikut beberapa aktivitas penyebab keguguran yang paling sering terjadi namun jarang disadari. Mom wajib berhati-hati, ya!

1. Kebiasaan merokok

Aktivitas penyebab keguguran yang paling sering terjadi adalah merokok. Merokok merupakan kebiasaan yang tidak baik untuk semua orang, terlebih bagi ibu hamil.

Apabila Anda seorang perokok aktif, itu artinya Mom memiliki risiko lebih tinggi 35% mengalami keguguran dibanding dengan bumil yang tidak merokok.

Hal tersebut dikarenakan secara tidak langsung Anda menyalurkan ratusan zat beracun seperti nikotin pada bayi yang ada dalam kandungan.

2. Mengonsumsi alkohol

Aktivitas penyebab keguguran kandungan yang selanjutnya yaitu mengonsumsi alkohol. Semakin tinggi tingkat minum alkohol, semakin tinggi pula risiko terjadinya keguguran. Alkohol dapat masuk ke dalam janin melalui tubuh ibu.

Jika sudah sampai ke janin, maka hati tidak akan mampu memecah alkohol karena organ tersebut masih dalam tahap perkembangan. Nah, kadar alkohol dalam tubuh janin yang semakin tinggi dapat memicu terjadinya keguguran.

3. Stress

Stress juga mempunyai dampak buruk bagi kesehatan ibu hamil, salah satunya yaitu keguguran. Stress saat hamil menyebabkan adanya ketidakseimbangan hormonal yang membuat kondisi janin menjadi semakin lemah.

Stress bisa terjadi karena kelelahan beraktivitas, rutinitas bekerja, dan juga masalah seputar rumah tangga. Bila Mom terlalu lelah dan stress, pembuluh darah akan mengecil. Sehingga, suplai darah dan oksigen pun terganggu yang menyebabkan imunitas tubuh menurun.

Kondisi berikut bisa membuat virus berbahaya masuk ke dalam tubuh dan menjadi penyebab keguguran kandungan.

4. Olahraga berat

Tahukah Mom bahwa olahraga juga termasuk ke dalam daftar aktivitas penyebab keguguran yang paling sering terjadi? Namun, olahraga yang dimaksud ialah olahraga berat.

Olahraga dengan mengangkat beban terlalu berat dapat membuat otot menjadi tegang. Hal tersebut akan mengakibatkan kebocoran serta meningkatkan kemungkinan rahim masuk ke dalam vagina dan keguguran.

5. Menunggang kuda

Apakah olahraga menunggangi kuda adalah hobi Anda? Jika iya, maka ada baiknya apabila Mom rehat terlebih dahulu dari kegiatan tersebut.

Menunggang kuda merupakan aktivitas penyebab keguguran yang paling sering terjadi namun tak banyak orang tahu.

Mengapa bisa begitu? Sebab, setiap langkah kuda akan menciptakan gerakan memantul pada penunggangnya yang bisa membahayakan janin di dalam perut.

Baca juga: Senam Kegel - Manfaat & Gerakan yang Aman untuk Bumil

6. Wahana liburan

Aktivitas penyebab keguguran kandungan yang selanjutnya adalah menaiki wahana liburan. Permainan semacam roller coaster membutuhkan lepas landas dan pendaratan yang kuat. Di mana hal tersebut bisa membahayakan bayi yang tengah Anda kandung.

7. Kelainan genetik

Selain karena aktivitas sehari-hari, terdapat pula beberapa penyebab keguguran kandungan yang belum diketahui secara pasti alasannya.

Namun, sebagian menyebutkan bahwa faktor genetik bisa menjadi penyebab keguguran kandungan pada bumil. Sebuah penelitian menyebutkan, dari semua kasus keguguran yang pernah ada, 2-4% nya berkaitan dengan faktor genetik.

Normalnya, setiap manusia memiliki 23 pasang kromosom atau berjumlah 46 kromosom. Jika jumlah kromosom lebih atau kurang dari 23 pasang, hal tersebut dapat memicu terjadinya keguguran.

Oleh karenanya, penting bagi para orang tua untuk melakukan tes genetik sebelum merencanakan program hamil.

8. Memiliki riwayat keguguran

Mom, apakah Anda memiliki riwayat keguguran? Jika iya, maka pada kehamilan ini Anda wajib untuk lebih berhati-hati.

Pasalnya, risiko terjadinya keguguran akan meningkat pada ibu yang pernah mengalami kejadian seperti berikut. Namun, jangan khawatir. Sebab, selama Mom menjaga kesehatan diri dan kandungan, janin tentu akan tumbuh dengan baik di dalam rahim.

9. Adanya infeksi

Faktor lain yang menjadi penyebab keguguran kandungan yaitu adanya infeksi. Infeksi umumnya menyerang alat reproduksi, sehingga bisa mengganggu kesehatan janin hingga memicu terjadinya keguguran.

Contoh infeksi yang perlu diwaspadai adalah rubella toksoplasma, cytomegalovirus, herpes, simplex, dan coxsackievirus.

Alangkah baiknya jika Mom rutin memeriksakan kesehatan selama masa kehamilan demi menghindari terjangkitnya infeksi atau gangguan kesehatan lain penyebab keguguran kandungan.

10. Faktor usia

Risiko terjadinya keguguran akan semakin tinggi pada ibu hamil dengan usia yang lebih tua. Faktor lain yang mempengaruhinya juga sangat beragam seperti menurunnya kondisi fisik.

11. Lingkungan yang tercemar

Lingkungan yang buruk juga menjadi faktor lain dari keguguran. Saat Mom sedang hamil, ada baiknya untuk menjauhkan diri dari polusi yang mengandung racun dan bahan kimia berbahaya seperti asap rokok. Dengan begitu, kondisi janin bisa tetap terjaga.

Itu tadi beberapa aktivitas penyebab keguguran yang paling sering terjadi. Jika ada faktor yang bisa dicegah untuk menjaga kehamilan, kenapa tidak? Yuk, Mom lebih peduli dengan kesehatan diri dan si kecil dalam kandungan.

Baca juga: 4 Tanda Keguguran yang Wajib Diketahui Ibu Hamil